Event: Pameran Lukisan Bagong Kussudiardja

6 Juli 1991 - 13 Juli 1991
Galeri Nasional Indonesia

Bagong Kussudiardjo, yang dikenal luas lewat karya tari maupun lembaga pendidikan tarinya, berpameran tunggal lukisan di Gedung Seni Rupa Depdikbud, Gambir, 6-13 Juli 1991. Ia menggelar 89 lukisan cat minyak, akrilik, dan sketsa hitam putih, yang dibuatnya antara tahun 1989 dan tahun 1991. Kebanyakan lukisannya merupakan refleksi perjalanan kesenimanannya dalam menggeluti tari, yaitu gerak penari dalam berbagai ekspresi. "Saya ingin membidik gerak. Bukan hanya dalam pengertian penari berjoget saja, tetapi suatu dinamika gerak manusia," katanya. Seniman berjanggut ini bekerja sekaligus dalam seni tari dan lukis secara intensif sejak 1948. Ia belajar melukis pada pelukis Sudiardja, Hendra Gunawan, Affandi, dan Kusnadi 40 tahun lalu, di samping sempat belajar di ASRI yang kini menjadi ISI Yogyakarta. Penerima Hadiah Seni Pemerintah RI itu memperoleh penghargaan dalam seni lukis dari berbagai negara, antara lain medali emas dari Sri Paus Paulus VI, medali emas dari Pemerintah Bangladesh dalam Pameran Asia Pasifik, dan hadiah dari Dewan Gereja Sedunia. Seniman kelahiran Yogyakarta tahun 1928 ini, juga dikenal sebagai pelopor seni lukis batik.

Sumber: Harian KOMPAS, 3 Juli 1991 Hal. 12


Logo foot 0e2275ffe57cd7876aa896531959717ee2585cfc7989b3924f06aa8636f47f38

Supported by:

GALERI NASIONAL INDONESIA

Jl. Medan Merdeka Timur no.14
Jakarta 10110
P: 021-348 33 954
F: 021-381 3021
Fb cda1200db9deaa1dd028f54c818d6f86dd15120a53a7fedeedcbd4fb5f885c4b Twitt 29cef47e6488eb7995d855a47ef74bffbed4732acbbd77d5c8d970ca82214ffc Gplus f5bd9896e626696f9ac7f2c8c9434d4461dbc2fcba73c58dbd41b0cbeec4441a
Header color 8ae5ee5e6e5e961c2bebefd751219e5ad6b474423f1278bc6fa41a658a67cddd